Cara Ampuh Memanfaatkan Emas Sebagai Tabungan (Uang Sejati)

3 Cara Mereguk Keuntungan Dari Investasi Emas Batangan

by Adhika Dirgantara . in Blog .

Alhamdulillah hari-hari ini antusiasme masyarakat untuk menabung emas makin tinggi dan terus tumbuh. Naik ataupun turunnya harga emas tidak lagi banyak berpengaruh terhadap antusiasme masyarakat, yang terjadi malah kelangkaan stok emas batangan Antam.

Di tengah antusiasme yang begitu besar tersebut, mungkin sebagiannya terdapat golongan ‘gelap mata’, ikutan-ikutan membeli emas batangan namun sesudahnya galau mengenai bagaimana memaksimalkan investasi emas ini.

Bagi Anda yang terlanjur ikur-ikutan, kami sampaikan selamat! Karena Anda telah terbawa arus yang insya Allah baik. Terlanjur ikut arus yang baik ini mari kita maksimalkan dengan cermati kompas Anda dan memahami bagaimana mereguk keuntungan dari investasi emas ini.

Dalam pandangan kami, paling tidak ada 3 cara bagaimana mereguk keuntungan dari investasi emas batangan ini.

Cara pertama adalah cara yang menganut prinsip beli di saat harga emas murah dan menjualnya kembali di saat harga emas tinggi. Cara ini memperoleh keuntungan dari selisih harga emas ketika beli dan jual.

Diantara turunan dari cara pertama ini adalah dengan beli emas terus digadai, uang hasil gadai dibelikan emas lagi, begitu seterusnya dan kemudian ‘dipanen’ ketika harga emas sudah cukup tinggi untuk menutupi biaya-biaya gadai tersebut dan mendapatkan sedikit kelebihan.

Tentu saja kita bisa memperoleh keuntungan dari cara pertama ini, namun energi dan pikiran yang dibutuhkan cukup besar karena kita mesti detil melakukan kalkulasi agar senantiasa tepat kapan mesti beli dan kapan mesti jual.

Anda bisa mencoba cara pertama ini, namun kalau merasa kurang cocok, kita masih punya cara kedua dan ketiga untuk mereguk keuntungan dari investasi emas batangan. Lanjut.

Cara kedua adalah memanfaatkan emas batangan untuk membackup rencana keuangan kita di masa depan. Cara kedua ini sudah sering kami bahas, diantaranya adalah mengenai penyiapan dana pendidikan dan rencana naik haji/umroh dengan memanfaatkan emas.

Secara inti, cara kedua ini mengajak kita untuk mengkalkulasi kebutuhan rencana kita di masa depan dalam rupiah, kemudian mengkonversikan jumlah rupiah yang dibutuhkan tadi ke dalam emas batangan.

Dengan asumsi kenaikan nilai emas yang 20% per tahun, maka insya Allah segala rencana kita di masa depan bisa kita ‘amankan’ dengan bantuan emas. Asal kita disiplin dalam menyiapkannya.

Cara kedua ini adalah termasuk cara mereguk keuntungan dari investasi emas batangan yang kami sarankan. Kita menabung emas untuk ‘mengamankan’ hari esok, tentu sesuai kebutuhan kita saja, tidak berlebihan.

Hasilnya memang tidak langsung bisa kita dapatkan, namun untuk masa yang akan datang insya Allah kita baru akan merasakan manfaatnya. Prinsipnya berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian.

Penyiapan dana pendidikan dengan EMAS:

Berikut adalah tabel rencana pencapaian dana pendidikan yang juga sudah kami konversikan ke dalam emas:

Asumsi yang dipergunakan adalah seperti ini:

  • Rencana dana pendidikan untuk anak yang berusia 1 tahun.
  • Data dana pendidikan adalah hasil riset tahun 2009.
  • Kenaikan pertahun dana pendidikan untuk playgroup-SMA adalah 20%, sementara untuk PT adalah 15%.
  • Untuk kalkulasi dana pendidikan dari playgorup-SMA hanya memperhitungkan uang pangkal/masuk, sementara untuk PT sudah merupakan total dari masuk sampai lulus.
  • Kenaikan pertahun harga emas adalah 20%.

Kita coba ingat kembali rumus untuk mencari future value (FV):

FV = PV*(1+r)^n

Dengan demikian kita bisa melihat dari tabel tersebut di atas, jika dengan menggunakan nilai sekarang PV (present value), maka jika dikonversikan ke dalam emas kita cukup menyiapkan sekitar 419gr emas 24k.

Sementara jika dengan menggunakan FV dana pendidikan, kita malah cukup menyiapkan emas 24k sekitar 296gr. Berarti mengalami penurunan.

Hal ini wajar karena asumsi kenaikan harga emas kita patok di angka 20%/tahun, sementara ada 1 jenjang pendidikan yang asumsi inflasinya cuma 15%/tahun, dibawah kenaikan harga emas, yakni jenjang pendidikan perguruan tinggi.

Dengan mengambil angka hasil konversi total dana pendidikan saat ini ke dalam emas yang 419gr, tinggal kita rencanakan bagaimana strategi kita untuk mencapainya.

Jika kita displin dan komitmen secara rutin menabung emas 5gr saja per bulan, maka insya Allah dalam jangka waktu kurang dari 7 tahun (tepatnya 83.8 bulan) kita sudah bisa mengumpulkan emas 419gr. Ini jauh lebih cepat dari jangka waktu yang tersedia yakni 17 tahun.

Penyiapan dana Naik Haji dengan EMAS:

Tantangan yang timbul dari menunaikan rukun islam kelima ini adalah biayanya yang selalu naik tiap tahun dan terbatasnya kuota.

Biaya pergi haji dan umroh rata-rata mengalami kenaikan sebesar 7-10% dalam rupiah/dollar.

Sementara terbatasnya kuota menyebabkan antrian orang pergi naik haji makin panjang, jika kita bisa mendaftar tahun ini, mungkin baru sekitar 2-3 tahun kedepan kita bisa berangkat ke tanah suci.

Dibalik setiap tantangan, Allah yang maha agung selalu menyediakan juga kemudahan. Syukur alhamdulillah, meskipun biaya naik haji selalu naik jika dihitung dalam rupiah, namun ternyata malah turun jika menghitungnya dengan emas.

Bagaimana bisa?

Begini ceritanya.

Tantangan turunan dari merencanakan naik haji, jika masih menabung dengan rupiah, adalah inflasi. Maka untuk menyelesaikan tantangan turunan dari merencanakan ongkos naik haji adalah dengan menabung pada komoditas yang bisa dengan gampang melawan inflasi: EMAS!

Ongkos naik haji tahun ini sekitar Rp. 35.000.000, dengan asumsi harga emas sekarang adalah Rp. 430.000/gr. Maka jika kita konversikan biaya naik haji tersebut kedalam emas, cukup dengan 35.000.000/430.000 = 81.3953gr, kita bulatkan menjadi 82gr.

Sekarang kita merencanakan untuk naik haji 5 tahun mendatang, kita perlu tahu kisaran biaya naik haji pada 5 tahun mendatang dengan menggunakan rumus berikut:

FV = PV*(1+r)^n

FV = future value alias ongkos naik haji di masa mendatang
PV = present value alias ongkos naik haji saat ini
r = prosentase kenaikan ongkos haji
n = jangka waktu

Kita coba masukkan angkanya

FV = 35.000.000*(1+0.1)^5 = 56.367.850

Jadi pada 5 tahun mendatang, dengan asumsi kenaikan 10% pertahun (r = 0.1), diperkirakan ongkos naik haji adalah Rp. 56.367.850.

Terus berapa ongkos naik haji 5 tahun mendatang jika dikonversikan kedalam nilai emas?

Kita coba cari tahu harga emas pada 5 tahun mendatang dengan rumus FV.

FV = 430.000*(1+0.2)^5 = 1.069.977

Jadi harga emas pada 5 tahun mendatang, dengan asumsi kenaikan 20% (r = 0.2), adalah Rp. 1.069.977/gr.

Jadi ongkos naik haji 5 tahun mendatang jika dikonversikan ke dalam emas menjadi 56.367.850/1.069.977 = 52,6813gr, kita bulatkan menjadi 53gr.

Berikut rekapnya:

Ongkos naik haji sekarang: Rp. 35.000.000 = 82gr emas 24k
Ongkos naik haji 5 tahun mendatang: Rp. 56.367.850 = 53gr emas 24k

Dengan hitungan ongkos naik haji tahun ini, berarti kita punya target untuk mengumpulkan emas cuma 82gr. Jika kita mulai menabung 5gr saja sebulan, maka pada bulan ke-17 kita sudah bisa mendaftarkan diri untuk naik haji.

Bahkan mungkin bisa mendaftar untuk naik haji plus atau paling tidak kita juga sudah punya tambahan untuk uang saku.

Jadi mari kita memampukan diri kita untuk menunaikan kewajiban naik haji sebagai penunaian rukun islam yang kelima dengan mulai menabung emas.

Cara ketiga menganut prinsip memanfaatkan emas untuk pengelolaan aset dan modal (capital) kita. Dengan bantuan gadai emas syariah, kita memanfaatkan emas kita untuk melakukan pembiayaan atas pembelian aset dan atau pembiayaan atas modal usaha yang kita perlukan.

Contohnya nyatanya begini; seorang kawan kami yang mempunyai dana cash yang cukup untuk membeli mobil baru secara tunai, namun dia lebih memilih menggunakan dana cash tersebut untuk membeli emas batangan, kemudian emas batangan tersebut digadaikan ke bank syariah dan uang hasil gadainya baru dibelikan mobil.

Dalam perhitungan dan skenario yang kami rencanakan, setelah 3 tahun kawan ini akan mempunyai mobil dan masih mendapatkan emas batangan sejumlah 175gr. Lumayan bukan?

Contoh lainnya adalah seorang kawan yang pengusaha, dimana setiap dia memperolah dana yang cukup besar, dia konversikan dana tersebut ke dalam emas batangan.

Kemudian emas batangan tersebut digadaikan yang mana uang hasil gadai tersebut dia manfaatkan untuk mendorong perputaran bisnisnya.

Hasil dari perputaran bisnisnya, dia gunakan untuk membayar biaya gadai dan menebus emas batangannya.

Yang perlu diperhatikan pada cara ketiga ini adalah kita mesti memahami dan mengkalkulasi secara cermat kemampuan kita untuk membayar biaya gadai dan biaya menebus emas batangan yang kita gadaikan.

Cara ketiga ini adalah cara cerdas memanfaatkan investasi emas batangan yang kami sarankan karena dengan menempuh cara ketiga ini emas batangan yang kita punya tidak hanya ‘nganggur’ di ruang penyimpanan, namun berefek nyata dalam memutarkan roda ekonomi.

Cara mana Anda pilih tentu terserah Anda. Yang pasti mari manfaatkan investasi emas batangan kita untuk sebesar-besarnya manfaat yang mampu kita reguk, buat kita dan masyarakat sekitar kita.

Selamat mencoba!

sumber: http://outletdinar.com/3-cara-mereguk-keuntungan-dari-investasi-emas-batangan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: