Market Review: Antara Dolar, Saham, dan Emas

Minggu lalu dollar anjlok, saham juga mulai anjok emas juga anjok. Euro yang naik. Biasanya anjoknya US dollar diasosiasikan dengan naiknya emas dan naiknya harga saham. Kali ini ketiganya jatuh secara bersama.

US dollar dalam proses memasuki target Fibonacci retracement 0.50 – 0.618 koreksi major w-2. Kondisinya sudah sangat oversold (Chart-1). Kemungkinan USD indeks akan menyentuh Fib 0.50 di 81.5 kemudian rebounce dengan kuat. Tetapi kita tidak bisa menafikkan bahwa koreksi ini akan sampai ke level 79.7 (0.62 Fib retracement nya). Hal ini sangat biasa untuk w-2. Dari pengalaman lalu, w-2 agak sulit ditebak sampai sejauh mana larinya.


Chart 1

Kalau US dollar kembali rally, akan sangat menarik untuk melihat emas dan saham. Sebabnya, minggu lalu emas dan saham rontok pada saat US dollar rontok. Pada saat US dollar rally, kemungkinan rontoknya saham dan emas akan lebih brutal. Begitu kira-kira harapannya.

Emas rontok habis terhadap Euro. Chart-2 adalah chart dari 3 minggu lalu dimana EOWI sudah memperingatkan. Dan Chart-3 adalah dari minggu lalu. Emas jatuh 10% terhadap Euro.


Chart 2


Chart 3

Terhadap US dollar emas sudah menampakan gejala bahwa koreksi medium termnya sudah dimulai (Chart 4). Tetapi pertama-tama akan ke 1140 dulu. Kemungkian level ini akan dicapai dengan cepat melalui w-3 minornya.

Emas secara long term – medium term mempunyai target koreksi sampai sekitar 900 (Chart-5) sebagai target medium term pertamanya. Selanjutnya bisa terkoreksi lagi sampai di bawah 700, pada level 600an. Kita lihat saja perkembangannya nanti.

Chart 4


Chart 5

Indeks Dow sudah menunjukkan gejala sangat bearish wave 3 of 3 of 3. Sell off pada hari Jumat lalu dengan volume meningkat, menunjukkan gejala yang sangat bearish. Target untuk 3 paling sedikit adalah 8300 – 9150, tetapi bisa lebih dalam lagi.


Chart 6

Ada yang bilang Dow akan ke 3000, ada yang bilang ke 1000. Dan yang ekstrim adalah Prechter, pilihannya 500, untuk DOW. Anda tidak salah baca. Betul……, 500 untuk indeks Dow. Saya tidak begitu percaya hal itu akan terjadi. Precher agak lebai sedikit. Memang potensi ke sana ada, yaitu kalau terjadi bubble burst di pasar derivative yang besarnya US$ 500 trilliun. Bandingkan dengan hutang di US yang besarnya hanya US $50 trilliun. Ramalan Pechter bisa terjadi, walaupun saya meragukannya.

Apa sih yang dimaksud dengan fundamental? Kenapa harus terjadi depresi deflasi?

Chart-1 adalah chart favorit saya untuk menerangkan adanya deflasi, yaitu chart total hutang (hutang konsumen, bisnis dan pemerintah). Tahun 1930, ketika terjadi depresi deflasi, yang memicu adalah menumpuknya hutang/kredit di Amerika Serikat dan juga di negara-negara maju (versi tahun 1930) lainnya. Mania. Kalau dalam siklus Kondratieff masuk pada periode K-Autumn. Sistem ekonomi semacam itu tidak bisa dipertahankan. Beban hutang terlalu berat. Hutang harus dibayar atau dikemplang. Uang kertas bisa dicetak. Uang kertas dan emas hanya bisa berpindah tangan. Sedang kredit bisa berpindah tangan (jual-beli surat hutang) dan bisa lenyap (gagal bayar & ngemplang). Sifat kredit yang terakhir ini membuat kredit berbeda dengan uang fiat.

Ketika the Great Depression 30s, level tertinggi hutang di US adalah kurang dari 350% GDP. Calon Greater Depression 2010an adalah 430% dari GDP. Wajar dong kalau depresi yang sekarang disebut the Greater Depression. Karena pemicunya lebih besar kok.

Chart 1
Lalu apakah pemerintah tidak berusaha menahannya? Tentu saja. Cuma tidak effektif. Pemerintah US bersama the Fed telah mencetak duit sehingga monetary base US dollar naik 1300% (lihat Chart-2). Tetapi apa daya kredit jauh lebih banyak dan kenaikan 1300% itu tidak mampu menahan laju deflasi kredit (Chart-2).

Chart 2
Pada masa depressi 30, kontraksi kredit berlangsung selama kurang lebih 5 tahun dan kecepatan tertingginya sekitar 13% (lihat Chart-3). Dan untuk saat ini kontraksinya masih sekitar 10%. Dan baru terjadi sekitar 1 tahunan. Kalau dibiarkan saja mungkin lebih baik. Karena sistem ekonomi akan cepat terkoreksi dan memulai yang baru. Sayangnya pemerintah suka campur tangan, dan hal ini memperlama penderitaan saja.

Chart 3

Yang paling parah kredit kontraksinya adalah di sektor finansial (Chart-4). Ini tanda-tanda di sektor finansial terjadi deleveraging. Kecepatan kontraksi kreditnya mencapai 13%. Sedangkan di sektor non-finansial masih positif tetapi mengalami perlambatan.


Chart 4

Baltic Dry Index membuat lower low dan lower high (Chart-5). Artinya perdagangan dunia menyurut kembali. Masih pelan-pelan. Tetapi menyurut. Mungkin itu sebabnya pasar saham di negara pengekspor dunia, yaitu Cina ikut-ikutan bearish (Chart-6). Investor lari ke cash dan treasury bond. Oleh sebab itu yield 2-yr bond juga ikut anjlok.


Chart 5

Dollar sudah memulai rallynya kembali. Awalnya saya pikir masih akan ada koreksi “flat – ABC” menurut istilah idiot wave. Ternyata wavenya tidak sempurna. Kelihatannya US$ sudah bisa rally lagi (Chart-7).


Chart 6

Chart 7

US dollar tidak hanya menguat, tetapi memakan korban emas. Minggu ini emas jatuh telak 50 poin. Jatuhnya decisive sekali (Chart-8). Dalam interday sempat tembus level $1200. Secara TA, cukup merusak. Target berikutnya adalah 1150. Kalau level ini tembus, maka level 670 semakin jelas secara idiot wave.


Chart 8

Indeks Dow dan Trans, menunjukkan gejala bearish menurut teori Dow. Keduanya membuat lower low pada harga penutupan (Chart 9). Jadi teori Dow mengatakan bahwa bear market sudah kembali. Jadi….. bear sudah resmi diundang oleh Mr Dow.


Chart 9

Sekian dulu….., jaga kesehatan, investasi dan tabungan anda baik-baik.

sumber: Ekonomi Orang Waras dan Investasi

2 responses to this post.

  1. kalau pake ilmu statistik bisa gak yah ?

    Reply

    • Tentu dasarnya ilmu statistik, ilmu peluang, dan simulasi kombinasi dan permutasi.
      Hanya saja perlu diketahui bahwa statistik hanyalah tools, kita harus tahu tujuan yang akan dicapai, yakni mengurangi risiko dengan cara menghitung peluang tidak terjadinya pilihan (yang kita pilih).

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: