Tips: Jika kena tilang, jangan “damai”

Sahabat Yth,

Kalo sedang ditilang di jalan oleh polisi apapun, jangan sekali2 damai
atau ngasi duit, bilang tilang aja langsung. Hasilnya tuh polisi pasti
kesel karena gak dapet duit, kedua, ngurusnya gampang kok, dan
dendanya resmi….

Tipsnya:

1. Kalo Anda ditilang di jalan sebenernya ada dua pilihan (saya juga
baru tahu), form biru dan form merah.

2. Form biru adalah kalo Anda terima kesalahan Anda (artinya Anda gak
perlu berdebat ama hakim). Dgn form ini Anda bayar dendanya di BRI yg
ditunjuk, abis bayar denda resmi ke BRI, ambil SIM ato STNK yg disita
ke kantor Ditlantas POLDA Metro di Pancoran, gedung baru, sebelum
Gelael arah cawang. Di sini ada ruang khusus loket Tilang, ruang
tunggu nyaman ber-AC, dengan hiburan TV satelit.

3. Form merah artinya Anda gak terima kesalahan Anda, dan dikasih
kesempatan untuk berdebat ato minta keringanan ama hakim. Biasanya
tanggal sidang adalah maksimum 14 hari dari tanggal kejadian,
tergantung hari sidang tilang di PN (Pengadilan Negeri) bersangkutan.
Contoh temen saya ditilang di Kuningan, berarti sidang di PN Jaksel,
Jl. Ampera. Di sini sidang tilang setiap Selasa. Nah oleh polisi,
barang sitaan (SIM or STNK) akan disetor ke kantor Ditlantas Pancoran.
Itu sampai dengan H-1 tanggal sidang. Jadi selama masih di Pancoran,
SIM/STNK itu bisa ditebus tanpa sidang ke PN, cukup ke loket yg gue
sebutin tadi, serahin form merah, bayar
dendanya, SIM/STNK balik dengan sukses.

4. H-1 tgl sidang dan seterusnya, SIM/STNK udah dikirim ke pengadilan
sesuai daerah perkara, jadi kudu ditebus di PN masing2.

5. Kalo pengen hadir sidang, dateng sesuai tanggal sidang yang tertera
di surat tilang ke PN yg ditunjuk. Tapi ini gak disaranin. Kenapa?
Karena antreannya luar biasa banyak, kita gak punya kesempatan bertemu
hakim, karena sidangnya sebenarnya IN ABSENTIA, dan banyak banget CALO
yg nawarin bantuan. Mending enggak deh!

6. Lebih baik cuekin aja tanggal sidang, ambil SIM/STNK terserah Anda
di hari lain, hindari hari sidang tilang biar gak rame, terus langsung
tuju loket khusus tilang yang ada di masing2 PN. Tunjukin form
merahnya, dalam 5 menit SIM/STNK udah di tangan Anda dengan bayar
denda resmi. Sebelumnya cermati berapa denda resminya, biar gak
dilebih2in ama petugasnya. Contoh nih, saya tahu denda masuk jalur
cepat (saya naik motor) Rp 15.000, petugasnya bilang Rp 25.600, dikasi
angka 600 seolah2 itu perhitungan rumus2 njelimet, padahal akal2an aja
biar ada yg masuk kantong dia. Saya kasi uang bulet 15.000 dia diem
aja kok.. hehe!

7. Udah ngerti kan ! Jadi intinya: jangan sekali2 damai ama polisi di
jalanan, tilang mah tilang aja, pilih prosedur sesuai tips diatas, gak
usah sidang kalo gak pengen bete, cuekin calo2 yg nawarin bantuan,
bayar denda sesuai tarif resmi.

Silahkan mencoba!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: