( AKU )

"Tidak dikatakan kalimat "AKU: melainkan oleh orang yang berkawan dengan kelengahan dan oleh setiap orang yang terhijab oleh hakikat;

Engkau berani mengatakan "AKU" sedangkan engkau masih terhijab daripadaKU;
Maka apabila engkau telah melihat AKU dan AKU pun telah bernyata dihadapanmu, tetapkan keteguhanmu; maka tiada "AKU" lagi melainkan AKU;

"Telah Kuciptakan untukmu dan untuk sesuatu menjadi tujuan, antara lain tujuan itu ialah "cintamu kepada dirimu sendiri" itulah tetesan waham (dugaan) yang engkau warisi, kata-katamu "AKU" adalah ego-mu sendiri… dan tidak lain zat itu melainkan kepunyaanKU, dan tidak lain "AKU" itu kecuali untukKU semata … AKU-lah yang yang DIA itu AKU

Engkau dalam setiap saat terbagi pada "menyaksikan dan disaksikan", dua menjadi satu bentuk perjodohan.. jiwa yang mencapai dan persoalan yang dicapai.. adapun hakikatmu sendiri adalah tersembunyi jauh dibalik perjodohan ini, meninggi atasnya, jauh dari segala itu semua.. engkau bukan lagi zat dan perjodohan, tetapi engkau hanyalah roh dari ROH-KU, tiada nisbah bagimu melainkan pada-KU

"Hai hambaKU! Jika engkau telah tiba kepada melihatKU, maka tiada lagi engkau.. dan apabila engkau telah tiada, tiada pula tuntutan.. dan apabila tiada tuntutan, hilanglah sebab.. dan kalau sebab telah lenyap, tiada lagi nisbah.. sampai disini hilanglah hijab"

"Dan siapa yang buta didunia ini (tiada melihat-NYA) buta pulalah kelak diakhirat, bahkan jauh tersesat jalannya" [QS. 17:72]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: