RESUME & CV Berbeda

Perbedaan antara Resume dan CV adalah, resume hanya perlu memuat informasi
yang berhubungan dengan keprofesionalan seseorang. Sementara CV menuntut
pemuatan informasi personal yang tak ada hubungan langsung dengan
keprofesionalan.

Kelebihan lainnya, resume maksimal dua halaman, sementara CV bisa
berlembar-lembar halaman. “Padahal asumsinya, penyelenggara pekerjaan harus
membaca banyak lamaran yang masuk sehingga hanya punya waktu sedikit untuk
membaca setiap detail lamaran yang datang,” tandas Alia.

Membuat Resume memancing Wawancara

Pada dasarya resume adalah tulisan yang menyajikan informasi yang jelas,
ringkas, dengan format yang rapi. Dari prinsip dasar tersebut dapat diturunkan
menjadi beberapa langkah dalam membuat Resume dalam kaitannya untuk memancing
wawancara:

1. Buatlah informasi yang jelas dan ringkas. Informasi yang jelas dan ringkas
yaitu informasi yang berhubungan dengan keprofesionalan seseorang. Informasi
yang tidak berhubungan dengan keprofesionalan adalah informasi yang cenderung
personal, seperti status perkawinan, jumlah anak, agama, golongan darah, serta
riwayat pendidikan. “Informasi yang cenderung personal seperti itu memang
sebaiknya tidak dicantumkan. Sebab, keterangan semacam itu bisa memancing
anggapan-anggapan tertentu yang bisa kurang menguntungkan pelamar. Sementara
untuk mengetahui kualitas pelamar yang lebih dalam kan melalui wawancara.
Anggapan negatif bisa menyempitkan peluang pelamar memperoleh wawancara,” ujar
Amir Basuki dari Alamcvpro menambahkan.

2. Jangan terjebak untuk menampilkan resume dengan membuat format yang
menarik tetapi mengabaikan isi. Mengorganisasi informasi diri adalah hal penting
yang harus mendapat perhatian pelamar. Seorang pelamar sebisa mungkin bisa
menonjolkan potensi dirinya, misalnya melalui pencapaian-pencapaian
(accomplishment) yang pernah mereka perbuat. “Seorang pelamar kerap kali
terlupakan menyajikan accomplishment mereka, tetapi hanya menjabarkan
responsibility (tanggung jawab) pada pekerjaan mereka sebelumnya. Padahal,
accomplishment bisa menjadi semacam garansi bahwa si pelamar ini dapat bekerja
baik dalam berbagai situasi,” tandas Alia. “Namun, Anda jangan pula terjebak
menuliskan promosi jabatan sebagai bagian dari prestasi atau pencapaian itu.
Kalau promosi tersebut ukurannya enggak jelas, bisa saja calon penyelenggara
pekerjaan berpikir bahwa promosi itu subyektif. Bisa saja kan, misalnya karena
dia pandai melayani bos lamanya,” ujar Amir.

3. Anda tetap harus jujur . di dalam resume anda, jika ada suatu proyek yang
pernah dijalankan berhasil, dan itu merupakan kerja tim, sebutkan bahwa anda
merupakan bagian dari tim tersebut, bukan prestasi individual.

4. Bagi pelamar kerja yang belum berpengalaman, misalnya lulusan perguruan
tinggi, mencantumkan kegiatan-kegiatan selama masa kuliah tidak ada salahnya.
Namun, sebaiknya hanya mencantumkan kegiatan yang sekiranya cukup penting dan
ada pencapaian yang berhasil diperolehnya melalui kegiatan tersebut. “Saya tidak
menganjurkan pencantuman berbagai seminar yang pernah diikuti. Itu kurang
relevan dan hanya menambah panjang lembar resume saja,” kata Amir.

5. Hindari menuliskan kalimat-kalimat muluk yang tidak terukur dalam surat
lamaran. Seperti lazimnya resume dan surat lamaran (cover letter) masa kini
ditulis dalam bahasa Inggris. Amir mencontohkan kalimat, having strong
managerial skill (memiliki kemampuan manajerial yang kuat). “Apakah kalimat
dalam surat lamaran itu ada penjelasan di dalam resumenya? Terkadang tidak, jadi
hanya kalimat-kalimat muluk yang tidak ada ukurannya untuk diketahui
penyelenggara kerja saat membaca,” ujar Amir. Jika pelamar ingin menuliskan
deskripsi diri dengan kalimat-kalimat “tinggi”, sebaiknya juga menyertakan bukti
konkret dan relevan dalam resume.

Kesalahan yang sering diperbuat oleh pelamar, terutama pelamar yang belum
berpengalaman adalah mencontoh Resume orang lain. Hal ini dapat merugikan karena
setiap orang mempunyai karakter yang berbeda. Nah, dimulai dari penjabaran
diatas, mengapa tidak anda membuat Resume diri anda sendiri untuk memancing
wawancara

(Ngambil dari gtv.itb.ac.id)
sumber: http://coolstuff.blubox.us/wp/?p=40

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: