Ibu …

Duhai Allah…sungguh aku ingin sekali melihat Ibuku tersenyum dan tertawa bahagia,
sekali saja… karena…

Saat ia telah mengandungku…ia menangis..
Saat ia kesakitan melahirkanku…ia menangis…
Saat ia lega aku lahir ke dunia…ia menangis.

Saat aku bisa bicara, berjalan, dan mulai nakal…ia menangis…
Saat ia aku mulai sekolah dan jatuh dari sepeda… ia menangis…
Saat aku remaja dan mulai membantah perintahnya…ia menangis…

Saat aku kuliah ke luar kota…ia menangis…
Saat aku nanti diwisuda dan bekerja… ia menangis…
Saat aku nanti menikah dan punya anak…ia menangis…

Jika Allah "menjemputku" terlebih dahulu…ia menangis..
Saat apa pun dalam kehidupanku…ibuku selalu menangis…

Duhai ibu…dengan cara apa aku bisa mendapatkan senyumanmu
yang lebih indah dari senyum bidadari surga…?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: