PENTING !

Dear All,

Bagi teman2 sebangsa dan setanah air. Tolong baca dengan seksama berita
ini, karena ini merupakan berita terkini yang menyangkut kelangsungan
kehidupan Negara kita Indonesia. Tidak menutup kemungkinan, kejadian
seperti saat G/30-S PKI terulang lagi.

Silahkan baca dengan seksama :

Importance: High

PENTING! Gawat
Mungkin masyarakat tidak menyadari, bahwa tadi malam (8/5) telah
terjadi negosasi politik tingkat tinggi yang bisa saja menimbulkan
peperangan di kalangan elit politik dan rakyat banyak.

Informasi ini kami dapat dari pihak yang layak dipercaya, karena
bekerja di istana kepresidenan.

Sekitar pukul 00.30 WIB tadi pagi, secara rahasia SBY telah
mengutus pejabat kepresidenan untuk menyampaikan pesan ke keluarga Cendana.

Mengingat pentingnya tugas tersebut, pejabat kepresidenan
dikawal oleh angkatan bersenjata 1 satuan setingkat kompi (SSK).
Sekitar pukul 00.45 WIB utusan tersebut sampai di Cendana dan langsung
diterima oleh kuasa hukum Soeharto yang saat itu telah tiba lebih dahulu.

Setelah pejabat kepresidenan masuk, pengawal bersenjata langsung menyebar
di sekitar rumah Soeharto.

Setelah beberapa saat, pejabat kepresidenan menyampaikan maksud
kedatangannya, yaitu Soeharto akan dipanggil SBY.
Mendengar penjelasan tersebut, kuasa hukum meminta waktu 15 menit untuk
membicarakan hal tersebut dengan Soeharto yang pada saat itu kebetulan belum tidur.

Keadaan menjadi tegang karena waktu telah menunjukkan pukul 01.30 WIB,
yang berarti telah 30 menit dari waktu yang diminta
oleh kuasa hukum untuk berbicara dengan Soeharto. Akhirnya pejabat
kepresidenan tersebut memerintahkan kepada komandan pengawal untuk
melakukan persiapan penyerangan.

Mendengar pengawal telah bersiap untuk bertindak, akhirnya kuasa hukum
Soeharto segera keluar dari kamar dimana Soeharto beristirahat.
“Soeharto tidak mau dipanggil SBY”, kata kuasa hukum
“Ini perintah Presiden, mohon untuk ditaati…!
penjabat kepresidenan tersebut berusaha sabar.

“Pokoknya Soeharto sampai kapanpun tidak mau dipanggil SBY”
Pejabat kepresidenan mulai kehilangan kesabaran,
melihat suasana yang memanas, pengawal semakin bersiaga dengan
senapan ditodongkan ke kuasa hukum Soeharto.

“Tolong jelaskan, kenapa Soeharto tidak mau dipanggil SBY”, kata
pejabat kepresidenan tersebut.

Kuasa hukum dengan tenang menjawab, “Seluruh dunia telah tahu bahwa
sejak kecil namanya sudah Soeharto, jadi kalau sekarang mau dipanggil
SBY ya..jelas tidak mau.
Apa SBY mau dipanggil
Soeharto………?????????????????????

Cheers,

4 responses to this post.

  1. ahh masak sih? bukannya udah 3 orang tuh khalied?

    Reply

  2. he..he..he..

    lutchu nya…

    ko yg ngisi cmn moniq seh??
    :-” :-“

    Reply

  3. lucu nya heee :))

    Reply

  4. wa ha ha ha!!!

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: